BANDA ACEH - TUCC (Trade Union Care Center) menyelenggarakan Pelatihan Menulis dan Jurnalistik bagi serikat pekerja seluruh Aceh untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam bidang menulis dan jurnalistik. Pelatihan digelar di Hotel Rasamala Banda Aceh, Selasa (9/8) hingga Kamis (11/8).
Koordinator Eksekutif TUCC Muhammad Arnif, mengatakan, peserta diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang jurnalistik, memahami teknik dan mampu menulis, mengenal dan membangun komunikasi dengan pekerja pers, serta mengetahui proses pembuatan berita dengan mengunjungi salah satu kantor media lokal.
Perwakilan Serikat Pekerja yang mengikuti program ini datang dari berbagai daerah juga para Serikat Pekerja dalam kota Banda Aceh. Di antaranya, SP-KA, SP-LCI, SP-ASTARI, SPSI, SPAM, SPBUN, SPSI-PT. PLB, SP-PIM, SPPI, Sekar TELKOM dan SP KATARI. “Peserta terlihat sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti program pelatihan ini, kata Arnif.
Pada hari pertama, tampil sebagai pemateri, Muchtaruddin Yacob dari AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan Nurdin Hasan, salah satu wartawan senior di Aceh. Muchtaruddin mengemukakan pentingnya mengenali sebuah ide untuk menulis. Sementara itu Nurdin Hasan mengingatkan peserta pelatihan agar selalu mengikuti prosedur-prosedur dan kode etik jurnalisme dalam membuat karya tulis sebelum dipublikasikan.
Dihari kedua, tampil sebagai pemateri Yarmen Dinamika (Redaktur Pelaksana Serambi Indonesia) mengemukakan teknik-teknik menulis dan perbedan jurnalis dengan jurnalistik dan Ampuh Devayan, wartawan senior harian Serambi Indonesia menyatakan tulislah apa yang kamu pikirkan dan kumpulkan ide-ide untuk ditorehkan jadi tulisan, tidak semua orang mampu menulis tapi semua orang mampu berbicara.
Di akhir pelatihan, Muhammad Arnif selaku penanggung jawab acara mengharapkan agar serikat pekerja dapat mengimplementasikan ilmu yang di dapat sehingga mempunyai manfaat dan nilai tambah bagi peserta tersebut dan masyarakat
posted by : zakir