Kamis, 12 April 2012

TOLAK KENAIKAN HARGA BBM

KOALISI RAKYAT ACEH TOLAK KENAIKAN BBM (KARAT BBM)
Banda Aceh, 28 Maret 2012.


Konstitusi Indonesia Pasal 27 ayat (2) mengamanatkan “Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan ” kemudian Pasal 33 ayat (3) mengamanatkan ”Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”.

Ide luhur pendiri Negara dalam amanat tersebut merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat tanpa kecuali. Namun kini pemerintah Indonesia malah berencana menaikkan harga BBM mulai tanggal 1 April 2012. Kebijakan yang tidak populis ini harus dikaji ulang bahkan dibatalkan demi hajat rakyat Indonesia. Naiknya harga BBM akan berdampak negatif dan efek domino yang sangat besar bagi rakyat Indonesia sehingga kami menyatakan kebijakan pemerintah tesebut sangat bertentangan dengan amanat konstitusi dan sangat menyakitkan, karena :

1. Kenaikan BBM akan menurunkan daya beli Rakyat dan menambah jumlah rakyat miskin.
2. Kenaikan harga BBM akan menaikkan ongkos transport dan menyebabkan naiknya harga sembako di Aceh yang di impor dari Sumatera utara.
3. Kenaikan BBM berakibat naiknya sewa kamar / rumah sebesar 20 % dan biaya pendidikan, sehingga rakyat miskin dilarang sekolah karena tidak punya biaya.
4. Dengan kenaikan BBM dan TDL, akan memberatkan beban pengusaha, sehingga pengusaha akan melakukan efisiensi dengan melakukan Pemutusan Hubungan kerja (PHK) dan akan menyengsarakan buruh dan keluarganya.
5. BBM naik menyebabkan bertambahnya jumlah pengangguran dan kesenjangan sosial.

Menghadapi Kebijakan yang tidak Pro Rakyat, maka kami Koalisi Rakyat Aceh Tolak Kenaikan BBM (KARAT BBM) hari ini dengan diwakili ratusan massa menyatakan SIKAP :
1. MENOLAK dengan tegas Kenaikan BBM dan TDL yang akan menyengsarakan Rakyat .
2. MENDESAK Partai Politik di Aceh yang ada di DPRA untuk mendorong Pimpinan Pusat Partai Politik di Jakarta/Fraksi di DPR-RI untuk menolak pengesahan Kenaikan Harga BBM dalam sidang paripurna DPR-RI yang diusulkan Presiden/Eksekutif.
3. MEWUJUDKAN Jaminan Kesehatan bagi seluruh Rakyat dan Upah Layak bukan BLSM dan Raskin yang rawan Korupsi dan Menambah hutang baru.
4. MENDORONG gerakan ekstra parlemen di seluruh wilayah Aceh dan melakukan pemogokan massal serta menutup obyek obyek strategis seperti : kawasan industri, pelabuhan, bandara, pusat pemerintahan.
5. SATU pilihan bagi rakyat hari ini “Harga BBM Naik SBY-Boediono Harus Mundur ”.

KOALISI RAKYAT ACEH TOLAK KENAIKAN BBM (KARAT BBM) TERDIRI DARI SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH DI ACEH, ORGANISASI MAHASISWA, LSM, GURU DAN AKTIVIS PEREMPUAN

Tidak ada komentar: