Kamis, 04 Oktober 2012

TUCC-Aceh Dukung MONAS

 
Sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral kami dari TUCC-Aceh mendukung aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) dalam bentuk aksi Mogok Nasional (MONAS) yang digelar pada tanggal 3 Oktober 2012 di 20 Provinsi di seluruh Indonesia

Mogok kerja yang dilaksanakan tersebut merupakan upaya perjuangan yang dilakukan oleh buruh Indonesia secara Nasional terhadap tuntutan yang sampai hari tidak mendapat respon yang baik dari pemerintah. mogok kerja yang secara aturan dimuat dalam UU Ketenagakerjaan merupakan upaya terakhir yang dilakukan oleh serikat pekerja ketika terjadi deadlock atau kebuntuan dalam negosiasi. 
 
Begitu juga hal nya dengan mogok kerja yang dilakukan oleh MPBI, yang merupakan klimaks dari tidak tercapainya titik temu dan kesepakatan dilembaga tripartit nasional antara pimpinan serikat pekerja dengan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, apalagi ketika bulan September 2012 lalu Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar tidak mau menemui massa buruh yang berunjuk rasa di Kementerian Tenaga Kerja dalam rangka menyampaikan dan membahas tuntutan MPBI.

Adapun yang menjadi tuntutan Majelis Pekerja Buruh Indonesia :
1. Hapuskan Outsourcing
2. Tolak Upah Murah
3. Jalankan Jaminan Kesehatan untuk seluruh rakyat tanpa terkecuali pada 1 Januari 2014, dimana iuran Jaminan Kesehatan untuk buruh tetap dibayarkan oleh pengusaha.

Tuntutan 3 hal diatas sangat beralasan, mengigat sistem kerja Outsourcing sudah menjadi momok yang menakutkan bagi buruh terhadap kepastian keberlanjutan kerja dan upah yang tidak layak, kemudian selama ini penerapan sistem kerja outsourcing bertentangan dengan ketentuan UU Ketenagakerjaan. Bahkan kasus tuntutan Pekerja Outsourching pertamina Aceh Tamiang hingga kini tidak selesai yang menyebabkan para pekerja dan keluarganya terlantar. 
 
Sementara upah murah juga sudah menjadi sistem yang dipelihara agar penerapan UMP hanya berdasarkan 46 atau 60 Kebutuhan Hidup Layak / KHL tanpa melihat kebutuhan riil seorang pekerja. 
 
Sedangkan tuntutan pelaksanaan jaminan kesehatan sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi rakyat dan kaum buruh Indonesia yang tidak mungkin ditunda-tunda lagi. 
 
Demikian Sikap Dukungan TUCC-Aceh.

Muhammad Arnif
Koordinator Eksekutif


 

Tidak ada komentar: