Sebagai
bentuk solidaritas dan dukungan moral kami dari TUCC-Aceh mendukung aksi
unjuk rasa yang dilakukan oleh Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) dalam bentuk aksi Mogok
Nasional (MONAS) yang digelar pada
tanggal 3 Oktober 2012 di 20 Provinsi di seluruh Indonesia
Mogok
kerja yang dilaksanakan tersebut merupakan upaya perjuangan yang dilakukan
oleh
buruh Indonesia secara Nasional terhadap tuntutan yang sampai hari
tidak mendapat respon yang baik dari pemerintah. mogok kerja yang secara
aturan dimuat dalam UU Ketenagakerjaan merupakan upaya terakhir yang
dilakukan oleh serikat pekerja ketika terjadi deadlock atau kebuntuan
dalam negosiasi.
Begitu juga hal nya dengan mogok kerja yang dilakukan
oleh MPBI, yang merupakan klimaks dari tidak tercapainya titik temu dan kesepakatan
dilembaga tripartit nasional antara pimpinan serikat pekerja dengan
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, apalagi ketika bulan September
2012 lalu Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar tidak mau menemui massa
buruh yang berunjuk rasa di Kementerian Tenaga Kerja dalam rangka
menyampaikan dan membahas tuntutan MPBI.
Adapun yang menjadi tuntutan Majelis Pekerja Buruh Indonesia :
1. Hapuskan Outsourcing
2. Tolak Upah Murah
3.
Jalankan Jaminan Kesehatan untuk seluruh rakyat tanpa terkecuali pada 1
Januari 2014, dimana iuran Jaminan Kesehatan untuk buruh tetap
dibayarkan oleh pengusaha.
Tuntutan
3 hal diatas sangat beralasan, mengigat sistem kerja Outsourcing sudah
menjadi momok yang menakutkan bagi buruh terhadap kepastian
keberlanjutan kerja dan upah yang tidak layak, kemudian selama ini
penerapan sistem kerja outsourcing bertentangan dengan ketentuan UU
Ketenagakerjaan. Bahkan kasus tuntutan Pekerja Outsourching pertamina
Aceh Tamiang hingga kini tidak selesai yang menyebabkan para pekerja dan
keluarganya terlantar.
Sementara upah murah juga sudah menjadi sistem
yang dipelihara agar penerapan UMP hanya berdasarkan 46 atau 60 Kebutuhan
Hidup Layak / KHL tanpa melihat kebutuhan riil seorang pekerja.
Sedangkan tuntutan pelaksanaan jaminan kesehatan sudah menjadi kebutuhan
mendesak bagi rakyat dan kaum buruh Indonesia yang tidak mungkin
ditunda-tunda lagi.
Demikian Sikap Dukungan TUCC-Aceh.
Muhammad Arnif
Koordinator Eksekutif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar