Selasa, 16 April 2013

SERIKAT DI NAGAN RAYA BENTUK FORUM KERJASAMA



Nagan Raya, Sejumlah Serikat pekerja sektor perkebunan sawit di Kabupaten Nagan Raya pada tanggal 31 Maret 2013 telah bersepakat untuk membentuk sebuah Forum Kerjasama antar Serikat Pekerja Nagan Raya (FoKaSPeNA).
  
Pembentukan Fokaspena dilaksanakan dalam kegiatan Workshop yang difasilitasi oleh Trade Union Care Center (TUCC) dan diikuti oleh puluhan perwakilan serikat pekerja. Forum yang telah dibentuk tersebut diharapkan menjadi wadah untuk pertemuan rutin antar serikat, berbagi pengalaman dalam menjalankan program serikat dan menyelesaikan persoalan hubungan industrial serta membangun kebersamaan dalam menghadapi dan mengadvokasi isu perburuhan di kabupaten Nagan Raya.


                           Pengurus FOKASPENA Terpilih 

Selain itu, Forum tersebut juga menjadi pemersatu serikat pekerja dalam memperjuangkan dan menindaklanjuti aspirasi anggota dan pekerja di Nagan Raya sehingga terciptanya hubungan industrial yang sehat dan meningkatnya kesejahteraan pekerja & keluarganya.

Adapun inisiator atau anggota pendiri Fokaspena terdiri dari 4 Serikat pekerja yaitu SP.SPS-1, SP.SPS-2, SP.Socfindo Semayam dan SP.Kalista Alam. Sementara untuk pengurus forum periode 2013-2015 adalah, Ketua: Alismaruddin (dari SP.SPS-1), Wakil Ketua: Amin Sori, Jamaluddin, Edison dan M.Syahri (merupakan ketua serikat yang menjadi anggota forum), Sekretaris : Muhammad (dari SPS-2).  

Adapun salah satu program prioritas Forum kerjasama ini adalah mendorong terbentuknya Lembaga Kerjasama Tripartit ketenagakerjaan di Kabupaten Nagan Raya, yang mengakomodir perwakilan Serikat Pekerja, organisasi pengusaha dan Pemerintah.

Bedah Serikat Pekerja
Dalam kegiatan workshop pekerja yang telah di laksanakan di Alue Bilie Kabupaten Nagan Raya tersebut, juga dirangkai dengan workshop bedah serikat pekerja. Namun sebelumnya juga diawali dengan Sesi diskusi, yang menghadirkan 2 Narasumber dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Nagan Raya dan dari TUCC yang membahas tentang peran pemerintah dalam membina hubungan industrial dan membangun konsolidasi pekerja sektor perkebunan.


                   Peserta Diskusi dan Workshop Serikat Pekerja

Peserta yang hadir berasal dari perwakilan serikat pekerja sektor perkebunan yang berdomisili di Kabupaten Nagan Raya diantaranya SP.Surya Panen Sunur (SPS-1). SP.SPS-2, SP.ASN, SP.Socfindo, SP.Kalista Alam dan juga dihadiri oleh perwakilan SP.Mopoli Raya-Aceh Barat, SP.GSS-Subulussalam dan SP.PLB Aceh Singkil.

Kegiatan Diskusi dan Workshop berlansung baik dan lancar serta mendapat respon yang baik dari para peserta dan narasumber dari pemerintah.  

Dalam diskusi, mengemuka tentang masih lemahnya peran pengawasan ketenagakerjaan yang dilakukan oleh pemerintah, sehingga banyak persoalan yang muncul diperusahaan tidak mampu diselesaikan secara cepat dan efektif.

Hal tersebut diakui oleh pihak pengawas ketenagakerjaan yang hadir, ada beberapa faktor penyebabnya yaitu minimnya tenaga pengawas di dinas tenagakerja dan jarak tempuh yang sangat jauh keperusahaan sementara fasiltas transportasi dari dinas tidak ada.

Workshop Bedah serikat pekerja membahas dan membedah persoalan pada serikat pekerja Kalista Alam yang tidak efektif sejak lama, diantaranya pengurus serikat yang belum berganti sementara periodenya telah selesai, iuran anggota serikat yang tidak berjalan serta Perjanjian kerja bersama (PKB) yang belum terbentuk diperusahaan tersebut. Rekomendasi workshop bedah serikat mengharapkan Serikat Pekerja Kalista Alam agar segera melakukan pemilihan pengurus yang baru secepatnya dan menyusun program serikat berdasarkan kondisi dan kebutuhan anggota serikat demi terwujudnya kesejahteraan anggota dan keluarganya.

Tidak ada komentar: