Nagan Raya, Sejumlah Serikat pekerja sektor
perkebunan sawit di Kabupaten Nagan Raya pada tanggal 31 Maret 2013 telah
bersepakat untuk membentuk sebuah Forum Kerjasama antar Serikat Pekerja Nagan
Raya (FoKaSPeNA).
Pembentukan
Fokaspena dilaksanakan dalam kegiatan Workshop yang difasilitasi oleh Trade
Union Care Center (TUCC) dan diikuti oleh puluhan perwakilan serikat pekerja. Forum yang telah dibentuk tersebut diharapkan menjadi
wadah untuk pertemuan rutin antar serikat, berbagi pengalaman dalam menjalankan
program serikat dan menyelesaikan persoalan hubungan industrial serta membangun
kebersamaan dalam menghadapi dan mengadvokasi isu perburuhan di kabupaten Nagan
Raya.
Pengurus FOKASPENA Terpilih
Selain itu, Forum tersebut juga
menjadi pemersatu serikat pekerja dalam memperjuangkan dan menindaklanjuti
aspirasi anggota dan pekerja di Nagan Raya sehingga terciptanya hubungan
industrial yang sehat dan meningkatnya kesejahteraan pekerja & keluarganya.
Adapun
inisiator atau anggota pendiri Fokaspena terdiri dari 4 Serikat pekerja yaitu SP.SPS-1,
SP.SPS-2, SP.Socfindo Semayam dan SP.Kalista Alam. Sementara untuk pengurus
forum periode 2013-2015 adalah, Ketua: Alismaruddin (dari SP.SPS-1), Wakil
Ketua: Amin Sori, Jamaluddin, Edison dan M.Syahri (merupakan ketua serikat yang
menjadi anggota forum), Sekretaris : Muhammad (dari SPS-2).
Adapun salah satu program prioritas Forum kerjasama ini adalah mendorong terbentuknya Lembaga Kerjasama Tripartit ketenagakerjaan di Kabupaten Nagan Raya, yang mengakomodir perwakilan Serikat Pekerja, organisasi pengusaha dan Pemerintah.
Bedah Serikat
Pekerja
Dalam kegiatan workshop pekerja yang
telah di laksanakan di Alue Bilie Kabupaten Nagan Raya tersebut, juga dirangkai
dengan workshop bedah serikat pekerja. Namun sebelumnya juga diawali dengan Sesi
diskusi, yang menghadirkan 2 Narasumber dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Nagan
Raya dan dari TUCC yang membahas tentang peran pemerintah dalam membina
hubungan industrial dan membangun konsolidasi pekerja sektor perkebunan.
Peserta Diskusi dan Workshop Serikat Pekerja
Peserta yang hadir berasal dari
perwakilan serikat pekerja sektor perkebunan yang berdomisili di Kabupaten
Nagan Raya diantaranya SP.Surya Panen Sunur (SPS-1). SP.SPS-2, SP.ASN,
SP.Socfindo, SP.Kalista Alam dan juga dihadiri oleh perwakilan SP.Mopoli
Raya-Aceh Barat, SP.GSS-Subulussalam dan SP.PLB Aceh Singkil.
Kegiatan Diskusi dan Workshop
berlansung baik dan lancar serta mendapat respon yang baik dari para peserta
dan narasumber dari pemerintah.
Dalam
diskusi, mengemuka tentang masih lemahnya peran pengawasan ketenagakerjaan yang
dilakukan oleh pemerintah, sehingga banyak persoalan yang muncul diperusahaan
tidak mampu diselesaikan secara cepat dan efektif.
Hal
tersebut diakui oleh pihak pengawas ketenagakerjaan yang hadir, ada beberapa
faktor penyebabnya yaitu minimnya tenaga pengawas di dinas tenagakerja dan
jarak tempuh yang sangat jauh keperusahaan sementara fasiltas transportasi dari
dinas tidak ada.
Workshop Bedah
serikat pekerja membahas dan membedah persoalan pada serikat pekerja Kalista
Alam yang tidak efektif sejak lama, diantaranya pengurus serikat yang belum
berganti sementara periodenya telah selesai, iuran anggota serikat yang tidak
berjalan serta Perjanjian kerja bersama (PKB) yang belum terbentuk diperusahaan
tersebut. Rekomendasi workshop bedah serikat mengharapkan Serikat Pekerja Kalista
Alam agar segera melakukan pemilihan pengurus yang baru secepatnya dan menyusun
program serikat berdasarkan kondisi dan kebutuhan anggota serikat demi
terwujudnya kesejahteraan anggota dan keluarganya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar