TRADE UNION CARE CENTER (PUSAT PEDULI SERIKAT PEKERJA)
KANTOR : JL. TGK. DI LHOONG LR. NYAK UMAR 1
DESA PEUNYERAT KOTA BANDA ACEH – PROVINSI ACEH
DESA PEUNYERAT KOTA BANDA ACEH – PROVINSI ACEH
INDONESIA. KODE POS 23245
TELP / FAX : 0651 – 8011331
Email : info_tucc@yahoo.com
Email : info_tucc@yahoo.com
Blog : www.infotucc.blogspot.com
FB : TUCC Aceh
VISI TUCC :
Terwujudnya
Gerakan Serikat Pekerja yang kuat dan representative dalam
memperjuangkan aspirasi anggota dan meningkatnya kepedulian sosial dalam
pembangunan kehidupan masyarakat Aceh yang berkeadilan.
MISI TUCC :
- Membangun kapasitas Serikat Pekerja dengan berbagai kegiatan Latihan dan pendidikan yang strategis dan sistemik baik di Banda Aceh maupun di daerah.
- Memberdayakan alumni training dan pendidikan TUCC dalam berbagai kesempatan dan kegiatan untuk pemantapan dan pengembangan kapasitas personal dan serikat pekerja.
- Membangun jaringan dan kerjasama dengan berbagai serikat pekerja lokal dan Nasional serta CSO yang mempunyai persfektif dan kesamaan isu dalam berbagai kesempatan baik temporer maupun berkelanjutan.
- Meningkatkan pemanfaatan dan fungsi Community Center TUCC dalam pengembangan kapasitas masyarakat dan Serikat Pekerja.
- Memberdayakan Community center dengan mengikutsertakan dalam berbagai kegiatan perburuhan dan aktivitas masyarakat dan pemerintah guna tercapainya semangat pembangunan yang komprehensif.
DASAR GERAKAN TUCC :
- Persaudaraan dalam memperkokoh tujuan perjuangan organisasi
- Persamaan untuk mendapatkan akses pendidikan dan kehidupan sosial yang layak.
- Solidaritas kepada sesama, baik serikat pekerja maupun masyarakat
- Demokrasi dalam menjalankan segala kegiatan dan kebijakan.
- Bertanggung jawab & Transparansi kepada semua pihak stakeholder.
LATAR BELAKANG
Trade
Union Care Center (TUCC) sebagai sebuah lembaga non profit dan konsen
dalam pengembangan kapasitas gerakan serikat pekerja di Aceh telah
melakukan berbagai kegiatan sejak terbentuk pada Juli 2005 di Banda
Aceh, dan telah terjadi dua kali restrukturisasi pengurus. Diawal
terbentuk TUCC lebih konsen dalam kegiatan recovery dan kegiatan social
Aceh paska musibah gempa dan Tsunami tahun 2004. Namun dalam
perjalanannya sejak awal tahun 2007, TUCC telah menggagas pendidikan
berkelanjutan bagi serikat pekerja di Aceh serta melakukan pendampingan
dan organizing pembentukan serikat pekerja dan membangun kerjasama
dengan berbagai pihak, baik pemerintah, serikat pekerja lokal, Nasional
maupun CSO dalam menyamakan persfektif dan meningkatkan kepedulian
terhadap isu perburuhan di Aceh.
Regulasi Yang mengatur tentang ketenagakerjaan di Indonesia paska reformasi :
Regulasi Yang mengatur tentang ketenagakerjaan di Indonesia paska reformasi :
- UU No. 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh
- UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan
- UU No. 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
- UU No. 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri
- UU No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial
- UU No. 24 Tahun 2011 tentang BPJS,
Dalam
menjalankan kegiatan Tahunan dan untuk sistemisasi program, ruang
lingkup kerja TUCC dibagi dalam 2 bidang garapan dan 1 bidang khusus,
yaitu Divisi Edukasi dan Advokasi, Divisi Organizing dan Networking, serta Office Manajer. Sejak Bulan Oktober 2014 hingga bulan Oktober 2015. TUCC sudah melakukan berbagai program kerja di Aceh, yang di
support oleh FNV, Apheda dan UNI Apro. Adapun program
kerja yang sudah direalisasikan adalah :
A. DIVISI EDUKASI DAN ADVOKASI
Dalam
membangun dan meningkatkan gerakan serikat pekerja di Aceh, harus
terlebih dahulu melakukan kegiatan pendampingan dan pendidikan yang
merupakan dasar dari pengembangan serikat pekerja, hal tersebut telah
membawa manfaat dan kontribusi besar bagi gerakan serikat pekerja di
Aceh, dimana dalam berbagai kegiatan training dan pendidikan yang telah
dilaksanakan TUCC, semakin bertambahnya aktivis serikat pekerja yang
kritis dan mampu melakukan fasilitasi di serikat pekerja serta berani
adu argumentasi dalam bernegosiasi dengan pihak perusahaan.
Realisasi Program kerja sejak bulan Oktober 2014 - Oktober 2015
Mayday,
merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati
hari buruh internasional, serta menyampaikan aspirasi dan isu perburuhan
agar mendapat perhatian dari stakeholder dan pemerintah. Dalam
peringatan Mayday tahun 2015 di Banda Aceh, telah melaksanakan 2
kegiatan yaitu :
- Aksi turun kejalan menuju ke DPR Aceh dan Kantor Gubernur, tanggal 1 may 2015 dengan nama Aliansi Buruh Aceh.
- Konsolidasi, tanggal 1 may 2009 di Kantor TUCC Banda Aceh, diikuti oleh 100 orang peserta dari serikat pekerja, guru.
Training Leadership and Management Iuran
Training ini merupakan program peningkatan kapasitas bagi pengurus serikat pekerja guna mendorong manajemen serikat yang lebih baik dan efektif terutama tentang pemahaman terhadap regulasi ketenagakerjaan, perumusan PKB dan manajerial keuangan Serikat Pekerja. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal . Metode yang digunakan adalah presentasi dari narasumber, diskusi interaktif, diskusi kelompok dan Simulasi tentang tekhnis perumusan PKB. Kemudian juga sharring terhadap berbagai permasalahan dalam hubungan kerja dan organisasi, terutama dalam meningkatkan partisipasi anggota dalam kegiatan Serikat Pekerja.
Advokasi Upah
Upaya ini dilakukan untuk mendapatkan hak dan kesejahteraan para pekerja yang ada di Aceh dalam hal mengadvokasi upah TUCC melakukan loby ke Pemerintah Aceh dan DPRA serta dinas terkait. Advokasi upah dilakukan dalam berbagai bentuk yaitu :
Training ini merupakan program peningkatan kapasitas bagi pengurus serikat pekerja guna mendorong manajemen serikat yang lebih baik dan efektif terutama tentang pemahaman terhadap regulasi ketenagakerjaan, perumusan PKB dan manajerial keuangan Serikat Pekerja. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal . Metode yang digunakan adalah presentasi dari narasumber, diskusi interaktif, diskusi kelompok dan Simulasi tentang tekhnis perumusan PKB. Kemudian juga sharring terhadap berbagai permasalahan dalam hubungan kerja dan organisasi, terutama dalam meningkatkan partisipasi anggota dalam kegiatan Serikat Pekerja.
Advokasi Upah
Upaya ini dilakukan untuk mendapatkan hak dan kesejahteraan para pekerja yang ada di Aceh dalam hal mengadvokasi upah TUCC melakukan loby ke Pemerintah Aceh dan DPRA serta dinas terkait. Advokasi upah dilakukan dalam berbagai bentuk yaitu :
- Seminar Nasional Pengupahan yang dilaksanakan pada 7 September 2015 di Hotel Grand Nanggroe.
- Audiensi dengan Komisi VI DPR Aceh yang dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2015 di Ruang Rapat Komisi VI DPR Aceh.
- Audiensi dengan Disnakermobduk Aceh yang dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober 2015 di Aula Disnakermobduk Aceh.
- Rapat Akbar yang dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2015 di Aula Komisi Informasi Aceh.
- Aksi turun kejalan yang dilaksanakan oleh Aliansi Buruh Aceh pada tanggal 20 Oktober 2015 di SP. Lima Banda Aceh.
- Talkshow Radio Serambi FM pada jam 14:00-15:00 WIB tanggal 22 Oktober 2015 dengan tema Upah Layak.
- Talkshow Radio RRI pada jam 20:30-21:30 WIB pada tanggal 23 Oktober 2015 tema dengan Upah Layak.
- Talkshow InewsTV pada tanggal 29 Oktober 2015 dengan tema Upah Layak
B. DIVISI ORGANIZING DAN NETWORKING
Roadshow To The Basis. Kegiatan ini dilakukan peninjauan lansung kelapangan untuk menggali informasi dari para pekerja dan pihak perusahaan terkait kondisi kerja, jam kerja, status kerja, cuti dll yang berhubungan dengan hukum ketenagakerjaan. Pertemuan ini juga bersifat informal dan sharring tentang berbagai permasalahan di tempat kerja. Roadshow dilaksanakan 4 kali (Nagan Raya 2x, Meulaboh 1x, Aceh Jaya 1x)
Roadshow To The Basis. Kegiatan ini dilakukan peninjauan lansung kelapangan untuk menggali informasi dari para pekerja dan pihak perusahaan terkait kondisi kerja, jam kerja, status kerja, cuti dll yang berhubungan dengan hukum ketenagakerjaan. Pertemuan ini juga bersifat informal dan sharring tentang berbagai permasalahan di tempat kerja. Roadshow dilaksanakan 4 kali (Nagan Raya 2x, Meulaboh 1x, Aceh Jaya 1x)
Masih
banyaknya Pekerja/ buruh dan perusahaan di Aceh yang belum membentuk serikat
pekerja, merupakan potensi yang harus diorganizing dan didampingi guna
meningkatkan kualitas kehidupan buruh serta kemampuan untuk
memperjuangkan hak-haknya baik melalui media bipartite maupun
tripartite, sehingga akan tercipta gerakan buruh yang kuat dan punya
bargaining position. Organizing merupakan tahap awal
dari pembangunan gerakan serikat, selanjutnya komunitas tersebut
didampingi dan diperkuat dengan pertemuan lanjutan. Dari hasil
organizing tersebut telah terbentuk 3 Serikat Pekerja Baru ( 2 Sektor Perkebunan, 1 Sektor Energi).
Focus
Group Discussion (FGD), merupakan program TUCC yang
dilaksanakan untuk membangun tradisi diskusi dikalangan aktivis serikat
pekerja dan CSO guna meningkatkan kapasitas dan menambah wawasan baik
tentang serikat pekerja, hubungan industrial, pembangunan perekonomian,
demokrasi dan perkembangan sosial politik. Kegiatan ini dilaksanakan di
Kota Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Barat dan Nagan Raya. Selama tahun 2014 - 2015 TUCC sudah melaksanakan FGD sebanyak 8 kali. Dalam diskusi ini
juga melibatkan / menghadirkan para aktivis serikat pekerja, pemerintah,
akademisi, praktisi, pengusaha, Hakim dan juga aktivis partai politik.
Workshop
on organizing. Kegiatan ini dilaksanakan di Nagan Raya pada
tanggal Kegiatan workshop ini bertujuan
mensosialisasikan tentang pentingnya membentuk Serikat Pekerja dan
pemahaman terhadap regulasi ketenagakerjaan kepada para pekerja sektor perkebunan dan energi yang selanjutnya mengajak dan merekrut peserta untuk menjadi
anggota serikat pekerja. Metode yang digunakan presentasi dari narasumber, diskusi
interaktif, diskusi kelompok dan study kasus. Selain itu juga sharring
antar peserta terhadap berbagai permasalahan dalam hubungan kerja
diperusahaan. Workshop dilakukan dilaksanakan 2 kali (Nagan Raya dan Meulaboh).
Meeting regular for Organizing Workers
Pertemuan
untuk mengorganize para pekerja diberbagai perusahaan yang ada di Aceh. Dengan tujuan memberikan pemahaman kepada
peserta tentang serikat pekerja, mengenai hak-hak pekerja dan
sosialisasi undang-undang ketenagakerjaan, pertemuan ini juga bersifat
informal dan sharring tentang berbagai permasalahan di tempat kerja.
- Pertemuan dengan pekerja hotel 4 kali (Agustus - Oktober 2015) dengan 7-14 peserta/pertemuan. Yang berasal dari hotel Grand Naggroe.
- Pertemuan dengan pekerja OS PLN sebanyak 12 kali (Januari - Oktober) dihadiri 5-10 orang peserta
- Pertemuan dengan Pekerja perkebunan di Desa Alue Gajah - Aceh Jaya
Study Banding Serikat Pekerja (Internal Mapping of Union). Kegiatan ini dilakukan guna melihat lansung kondisi serikat pekerja di sektor industri semen dan sektor sektor perkebunan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada
peserta tentang bagaimana manajemen serikat pekerja, pengelolaan iuran, kewajiban dan hak-hak pengurus dan anggota serta diskusi hukum ketenagakerjaan, pertemuan ini juga bersifat
informal dan sharring tentang berbagai permasalahan di tempat kerja. Kegiatan ini dilaksanakan di dua daerah yaitu Lhoknga - Aceh Besar di PT. LCI sektor industri semen dan PT. Mopoli Raya sektor perkebunan di Aceh Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terhadap bagaimana bisa mengelola serikat pekerja dan iuran dengan baik.
Rapat Internal dan Evaluasi.
Rapat adalah suatu pertemuan atau
perundingan yang bertujuan memutuskan suatu permasalahan yang dilakukan dengan musyawarah
untuk mencapai mufakat dalam suatu forum. Forum rapat dibentuk secara formal
maupun non-formal yang menghasilkan keputusan yang seadil mungkin sehingga
menghadirkan solusi yang baik bagi semua peserta rapat. Rapat dilaksanakan untuk menyusun program kerja dan teknis pelaksaan program guna tercapai apa yang diharapkan. Evalusi internal diperlukan sebagai acuan untuk melihat sejauh mana program sudah berjalan dan apa hambatannya, sehingga program yang dilaksanakan sesuai dengan apa yang direncakan.
C. OFFICE MANAJER
Dalam
hal membantu kerja-kerja 3 Divisi diatas, Office Manajer juga mempunyai
peran penting dalam mengatur kebutuhan dan operasional TUCC serta
merawat segala inventaris TUCC, baik benda yang bergerak maupun tidak
bergerak. Sehingga kerja-kerja Office Manajer akan membantu
memaksimalkan program tahunan TUCC. Selain itu, Office Manager juga
memiliki peran penting dalam system keuangan TUCC terutama dalam
mengatur peruntukan uang operasional dan menyelesaikan laporan setiap
bulannya sehingga hal tersebut akan menjaga akuntabilitas serta
kepercayaan mitra dan donator kepada TUCC.
Keberlansungan
program TUCC secara baik, terutama manajerial financial dan tekhnis
kegiatan tak terlepas dari koordinasi yang dibangun antara masing-masing
divisi dengan Office Manager sehingga setiap kegiatan yang dibuat bisa
direncanakan dan dilaksanakan secara lebih baik dan efektif. Dalam
melaksanakan kegiatan-kegiatan tekhnis Office Manager juga di bantu oleh
Assitant Manager dan Assistant Officer. Mengingat sangat terbatasnya staff atau SDM di TUCC
sendiri.
Dalam
tahun 2014-2015 Office Manager telah melakukan berbagai kegiatan yang
menjadi tanggung jawab dan fungsinya, mulai sejak Bulan Oktober 2014 hingga
Bulan Oktober 2015, adapun kegiatan tersebut adalah:
- Mengatur operasional TUCC secara harian, bulanan dan tahunan
- Membuat laporan pertanggungjawaban keuangan baik perprogram, perbulan dan tahunan
- Melakukan inventarisir harta kekayaan TUCC ( Benda bergerak dan tidak bergerak)
- Mengatur administrasi kantor TUCC
Sumber Dana dan Inventaris TUCC
Sejak
terbentuk pada tahun 2005 hingga tahun 2015 TUCC banyak mendapatkan
bantuan dari SASK Finland, FES, Uni-Apro, Apheda dan FNV terutama untuk
melaksanakan program pendidikan serikat pekerja, Advokasi kebijakan
ketenagakerjaan, monitoring dan pendampingan Community Center (Mulai tahun 2013 khusus program monitoring dan pendampingan CC tidak lagi dilakukan) serta
biaya operasional kantor dan staff.
STRUKTUR TUCC 2012-2015
Adviser Board
1. M. Hakim (Aspek Indonesia)
2. Helmi Husen (F.ISI)
3. Drs. Tgk. Syaiful Mar (Aspek Indonesia)
Board of Controller/Suvervisor
1. DR Kun Wardhana ( UNI APRO )
2. Rina Julvianty (FES)
Eksekutif Board
Direktur Eksekutif : Muhammad Arnif
Head Division Edukasi & Advocacy : Nazar
Head Division Organizing & Networking : Habiby Inseun
Office Manager & Finance : Satri Wizarsah
Assiten Manager : Yuana Fitri
Assiten Manager : Yuana Fitri
Asst. Officer : Muzakkir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar